My Story , Experience in My life
Rabu, 28 Maret 2012
PERPISAHAN ITU..
Terkadang kita kerap sedih dengan perpisahan, kita seringkali marah atau kurang menerima kenyataan harus berpisah, apalagi hal tersebut terjadi antara kita dan orang yang sangat kita sayang. Perpisahan seperti sebuah peristiwa yang sebisa mungkin kita hindari, perpisahan seperti kenyataan yang patut dipersalahkan. Kita sering lupa, banyak sekali hikmah yang didapat dari sebuah perpisahan, karena kita terlalu sering memakinya. Kita tidak menyadari bahwa ketika kita memaki perpisahan, hal itu sama saja dengan kita mengutuk pertemuan.
Kita selalu egois dengan berbagai hal yang menyangkut kesenangan kita. Saat kita nyaman dan senang dengan kehadiran seseorang, kita selalu berharap ia terus bersama kita. Hingga waktu perpisahan tiba, kita selalu sedih dan memaki keadaan itu. Kita selalu bertingkah seperti anak-anak, kita tidak berusaha berfikir jauh. Bukankah banyak hal yang diajarkan oleh sebuah perpisahan? Perpisahan mengajarkan kita bahwa saat-saat bersama adalah hal terindah. Perpisahan mengajarkan kita bahwa kita harus menghargai setiap detik waktu kebersamaan. Perpisahan mengajarkan kita bahwa pertemuan itu sungguh membahagiakan. Karena perpisahan, kita tau manisnya pertemuan.
Selama hidup, kita begitu banyak mendapati pertemuan dan menerima perpisahan. Kita selalu sadar saat kita dipisahkan oleh seseorang, kita akan dipertemukan oleh seseorang yang lain. Setiap pertemuan, baik itu lama atau tidak selalu memberikan pelajaran. Setiap orang yang hadir di hidup kita selalu punya alasan tersendiri, baik itu untuk mengajarkan kita tentang suatu hal atau apapun. Terkadang kita juga harus sadar, seseorang tidak bisa terus-terusan bersama kita. Bahkan tidak jarang, kita mendapati berbagai pelajaran setelah ia pergi dari kehidupan kita.
Merelakan seseorang yang berarti dihidup kita itu memang sulit, namun bukan berarti tidak bisa. Kita dituntut dewasa untuk menerima kenyataan, sekalipun itu terasa sangat pahit dan menyedihkan.
Saya pribadi, tidak bisa dipungkiri entah berapa banyak saya mengalami pertemuan dan perpisahan. Entah seberapa banyak saya meninggalkan dan ditinggalkan. Entah seberapa sakit saya merasakan semuanya. Tapi hidup menyadarkan kita untuk terus tegar, bangkit lagi, berjalan dengan kepala tegak dan keyakinan penuh. Percaya, didepan sana akan ada pertemuan yang lebih indah dari yang lalu. Akan ada perpisahan yang lebih menyakitkan dari yang pernah terjadi. Ini hidup, sesakit dan sepahit apapun Life Must Go On.
GANBATTE...
Langganan:
Komentar (Atom)